perpusnas   anri
BERANDA PETA SITUS PEMUTAKHIRAN Cari
 
 

 

ABDURRAHMAN WAHID

Masa Bakti 1999 - 2001

 
     
 
 

KENDALI TAMPILAN CANTUMAN

KEPUSTAKAAN TERKAIT PRESIDEN

PRESIDEN-PRESIDEN RI

Soekarno
Masa Bakti 1945-1966
Soeharto
Masa Bakti 1966-1998
BJ. Habibie
Masa Bakti 1998-1999
Abdurrahman Wahid
Masa Bakti 1999-2001
Megawati Soekarnoputri
Masa Bakti 2001-2004
Susilo B. Yudhoyono
Masa Bakti 2004-2014
Joko Widodo
Masa Bakti 2014-Sekarang

 

PEJABAT KABINET

Detail cantuman
< Kembali ke daftar >
Nama

:

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA

Gender

:

Laki-Laki

Tempat Lahir

:

Temanggung

Tanggal Lahir

:

8 Oktober 1952

Riwayat Hidup

:

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA (lahir di Temanggung, 8 Oktober 1952) adalah seorang politikus, ekonom, dan akademisi Indonesia. Beliau menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Persatuan Nasional dan Menteri Pendidikan Nasional Indonesia pada saat ini. Sebagai seorang ekonom, Bambang memiliki kepedulian terhadap permasalahan dunia politik dengan terus memantau perkembangan politik di Indonesia. Meskipun Dosen Teladan II tahun 1989 ini memiliki sentuhan dan pemikiran politik dan pernah ikut mendirikan partai politik (Partai Amanat Nasional), namun ia mengakui bahwa dirinya bukan seorang praktisi politik.



Bambang Sudibyo lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 8 Oktober 1952. Ia adalah anak guru agama yang juga berprofesi sebagai petani tembakau dan padi di Temanggung. Bambang adalah anak kelima dari 11 bersaudara. Masa kecil bersama keluarga sampai beranjak remaja ia jalani di desa sekitar Temanggung. Ia menempuh pendidikan dasar di kotanya, Temanggung. Setelah lulus SD kemudian masuk ke SMP Negeri 2 Temanggung dan melanjutkan ke SMA Negeri 1 Temanggung. Setiap pagi menuju sekolah ia mengayuh sepeda dari desa ke Temanggung.



Hingga Pada tahun 1972, saat ia berumur 18 tahun, akhirnya Bambang merantau ke Yogyakarta meneruskan pendidikannya. Ia diterima di jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM). Bambang berhasil menyelesaikan kuliah S1 sebagai sarjana ekonomi pada tahun 1977. Selesai kuliah, ia mendapat tawaran untuk menjadi dosen di UGM. Sejak tahun 1978, Bambang pun mulai mengajar di almamaternya.



Pada tahun 1979, Bambang menikah dengan Retno Sunarminingsih yang berasal dari keluarga guru. Setelah menikah, istrinya menjadi dosen farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM). Istrinya kini menjabat sebagai salah seorang Wakil Rektor bidang Penelitian di UGM dengan menyandang gelar profesor doktor. Pernikahannya dikaruniai dua orang anak, Dananta Adi Nugraha dan Harintho Budhi Wibowo.



Menikah ternyata bukan halangan bagi Bambang untuk berkarir di bidang akademik. Pada tahun 1979 ia mendapat beasiswa negara untuk mengambil program MBA di Universitas North Carolina, Amerika Serikat. Desember 1980 ia berhasil menyelesaikan studinya dan kembali ke tanah air. Kesempatan studi ke luar negeri kembali diterimanya pada Januari 1982. Ia pun kembali meninggalkan tanah air untuk mengenyam pendidikan di Universitas Kentucky sampai tahun 1985 untuk mengambil program doktor bidang business adminitration.



Setelah pulang ke Tanah Air, Bambang kembali mengajar di Universitas Gajah Mada (UGM). Pada tahun 1988 ia bergabung dalam proses pendirian Magister Manajemen UGM (MM UGM). Kemudian menjadi salah satu anggota pengurus atau anggota direksi dari program MM UGM, serta menjadi pengelola bidang program Keuangan. Pada tahun 1988 ia banyak aktif di pusat studi Pusat Pengkajian Startegi dan Kebijakan (PPSK) yang diketuai Amien Rais di Yogyakarta. Tahun 1989 ia diangkat menjadi wakil direktur program dan pengelola akedemik. Di tahun 1993 ia juga dipromosikan menjadi Direktur program MM UGM hingga tahun 1999.



Sejak tahun 1998, Bambang menjadi komisaris BPPN X, ketika Tanri Abeng menjabat Menteri BUMN. Selain pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan RI, sesuai dengan undang-undang, ia juga menjabat sebagai wakil ketua dewan komisaris Pertamina, serta menjadi anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) yang diketuai Kwik Kian Gie.



Selain akrab dan berpengalaman dengan dunia perguruan tinggi, Bambang juga banyak teribat dalam bidang konsultasi bisnis. Ia juga mendirikan sekolah bisnis di Jakarta. Ia bersama isterinya juga aktif dalam berbagai usaha penelitian di berbagai pusat penelitian di Universitas Gadjah Mada. Di bidang sosial dan politik, ia pernah menjadi Anggota MPR RI Fraksi Utusan Golongan, sejak Mei 2001-2004 mewakili ISEI. Ia juga menjabat Bendahara PP Muhammadiyah 2000-2005. ia juga ikut mendirikan ICMI tahun 1990 dan menjabat Ketua Bidang Ekonomi Sumberdaya 1990-1995 dan Anggota Dewan Pakar 1995-2000 di organisasi itu. Selain itu, ia juga ikut mendirikan dan menjadi anggota Majlis Amanat Rakyat (MAR), 1998, serta ikut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN) tahun 1998, dan menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi pada November 1998-April 1999.



Retrieved from "http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/Bambang_Sudibyo"

Riwayat Karir

:

Pengurus PAU Ekonomi UGM, 1988

Ikut mendirikan Program MM UGM tahun 1988 dan kemudian menjabat sebagai Pengelola Keuangan, 1988-1989

Wakil Direktur dan Pengelola Akademik, 1989-1993

Direktur dan Pengelola Akademik, 1993-1999

Anggota Dewan Pembina dan Anggota Dewan Pengembangan sejak tahun 2000

Ketua Tim Pembinaan Dana Abadi UGM, 2003 s/d sekarang

Karir di luar UGM :



Bekerja di bidang konsultasi manajemen dan akuntansi publik di Kantor Akuntan Hadori & Co, 1975-1981

Anggota Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sejak tahun 1977

Anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sejak tahun 1977

Associate Member, American Accounting Association, 1981-1985, 1993 s/d Sekarang

Koordinator Akademik Ujian Negara Akuntan (UNA), 1989 s/d sekarang

Koordinator Akademik Proyek Pengembangan Pendidikan Akuntansi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989-1994

Anggota Konsorsium Ilmu Ekonomi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 1989-1999

Anggota Dewan Penyantun STIE Yogyakarta, 1994 s/d sekarang

Anggota Komite Kebijakan Publik Kementerian Pendayagunaan BUMN, 1998-1999

Komisaris PTPN X, 1998 s/d sekarang

Anggota Tim Penasehat Khusus Presiden, 1999

Anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan, 1999-2000

Menteri Keuangan RI, November 1999-Agustus 2000

Anggota Tim Restrukturisasi PLN, 1999-2000

Wakil Ketua Dewan Komisaris Pertamina, 1999-2000

Chairman, ASEAN Graduate Business and Economics Programs Network (AGBEP Network), 1999 s/d Sekarang

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah, 2000

Ketua Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Desentralisasi Fiskal, 2001 s/d sekarang

Ketua Panitia Ahli Persamaan Ijazah Akuntan, 2002 s/d sekarang

Menteri Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu, 2004 s/d sekarang

Aktivitas Sosial dan Politik :



Ketua Bidang Ekonomi pada Pusat Pengkajian Strategi & Kebijakan (PPSK), 1988-1995 dan menjadi Anggota Dewan Direktur, 1995 s/d sekarang

Ikut mendirikan ICMI tahun 1990, Ketua Bidang Ekonomi Sumberdaya 1990-1995, dan Anggota Dewan Pakar 1995-2000

Anggota Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah, 1994-2000

Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, 1994-2000

Ikut mendirikan dan menjadi anggota Majelis Amanat Rakyat (MAR), 1998

Ikut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN) tahun 1998, menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi pada November 1998-April 1999

Anggota MPR RI Fraksi Utusan Golongan mewakili ISEI, Mei 2001 s/d sekarang

Bendahara PP Muhammadiyah 2000-2005

Jabatan Dalam Kabinet

:

  1. Menteri Keuangan dalam kabinet Persatuan Nasional masa kerja 26 Oktober 1999 - 9 Agustus 2001

Keterangan Tambahan

:

[Data tidak dicantumkan]

Lampiran Foto :

< Kembali ke daftar >